Type Here to Get Search Results !

Nenek Ini Rela Dagang Jagung Keliling Demi Biayai Pendidikan Sang Cucu


Karawang, infokotanews.com- Memasuki usia senja,  Suharni (50) masih terlihat energik berusaha demi mempertahankan hidupnya yang serba kekurangan.

Betap tidak, guna mempertahankan hidupnya, Suharni rela melakoni pekerjaan  berdagang jagung keliling dan kopi seduh yang hanya sesekali mangkal di monumen pembantaian.

Dari berjualan jagung dan kopi seduh, menurut Suharni hasilnya digunakan demi menutupi biaya pendidikan bagi tiga orang cucunya, dan sisa untuk biaya keperluan hidup sehari-hari.

Bagi warga sekitar, Suharni atau yang kerap dipanggil dengan sebutan Bu Ucip merupakan sosok nenek energik dan penuh inspiratif yang mempunyai semangat yang luar biasa untuk menghidupi 3 orang cucunya.

"Sejak suami meninggal 15 tahun silam, hidup saya hanya ditemani oleh tiga orang cucu. Sedang, ayah dari tiga cucu saya juga telah meninggal. Dan ibu cucu saya adalah anak saya kini ia mengadu nasib bekerja di Arab Saudi sebagai TKI. Semua cucu saya termasuk biaya pendidikan dan kebutuhan hidupnya saya yang menanggung,"tutur Bu Ucip saat ditemui Infokota, Minggu (24/05/2021).


Bu Ucip melanjutkan, cucu pertama dia sudah menikah. Sedangkan cuci kedua dan ketiga mereka masih menempuh pendidikan di tingkat SMP dan SMA.

"Untuk penghasilan tidak menentu tapi Alhamdulillah mencukupi dan bisa di bagi-bagi untuk biaya sehari-hari serta untuk jajan cucu lalu sisanya di sisihkan untuk membeli beras dan sembako lain walau tak seberapa" ujar dia

Menurutnya, dalam 3 bulan sekali, anaknya yang bekerja di Arab ia kerap mengirim uang untuk biaya kehidupan dan pendidikan. Namun, hal itu kata Bu Ucip uang kiriman anaknya terkadang tidak seberapa melihat biaya sekolah sekarang ada iuran SPP setiap bulan,  belum biaya makan dan seragam sekolah.

"Di masa corona kaya gini sekolah itu online dan itu menambah biaya seperti beli kuota setiap harinya" kata Bu Ucip dengan nada mengeluh.

Meski begitu, Bu Ucip berharap agar ia diberikan kesehatan lahir dan batin supaya tetap dapat berjualan dan membantu membiayai pendidikan cucunya agar kelak mereka bisa menjadi orang sukses serta berguna bagi semua

"Pinta saya kepada Tuhan mohon diberikan kesehatan dan panjang umur" kata Bu Ucip.(Dede/Erdin).